28/11/11

Untuk Sang Mantan: Eks My Princess

setelah kepergianmu
kau sempat meninggalkan bekas
namamu yg pernah terukir indah
aku merawatnya dengan harap
menanti kau akan kembali suatu waktu

namun aku harus berserah dan bersimpuh
di bawah kuasa sang waktu
yang tanpa belas kasih
telah menggilasnya hingga tak berbekas


jangan salahkan aku sayang


kini
aku harus berbenah segala yang telah menjadi musuh keindahan
menata kembali estetika taman kehidupan
yang  pernah menjadi saksi kala kita memadu kasih
 kala itu aku memanggilmu puteri kerajaan
kau pun menyebutku pangeran istana cinta
seketika hidup kita serasa punya jiwa
penuh gairah
sarat makna

mari kita lupakan itu sayang


setelah kau menemukan dan tertambat di suatu negeri
kau kirim kabar bahwa kau telah tiba
di tanah terjanji penuh susu dan madu
aku pun bahagia mendengarnya.

bukankah orang yang kita cintai dengan tulus, kebahagiaannya menjadi salah satu maxim kita?

Kepada badai
kepada waktu
aku berhutang cinta
namun aku harus panjatkan puji dan syukur
atas ke-tanpa-belas-kasihan-nya
membantu menghapus bekas namanya
memberi vitamin amnesia
sekadar melupakannya

karena bagiku
melupakannya adalah suatu pencapaian tertinggi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar